Aku memang diajarkan untuk menemani suami dalam suka maupun duka.Suatu sore saat Mas Anggi belum pulang, seorang temannya yang mengaku bernama Bondan berkunjung ke rumah. Dia hanya menjawab “Aku mencari penghasilan tambahan Ric”, jawabnya singkat.Mas Anggi makin sering pulang larut malam, bahkan pernah satu kali dia pulang dengan mulut berbau alkohol, jalannya agak sempoyongan, rupanya dia mabuk. Bokep Korea Seketika itu juga aku membenci suamiku. Tetapi jika kalah aku harus rela melayani teman-teman suamiku yang menang judi. Jumlahnya sekitar sepuluh juta rupiah. “Apa syaratnya, Mas?” tanyaku penasaran. “Rupanya dia menyukaimu, dia minta izinku agar kamu bisa menemani dia semalam saja”, ucap Mas Anggi dengan pelan dan tertahan. Aku tertunduk malu dan wajahku terasa memerah saat aku merasakan tanganku dijamah oleh seseorang yang bukan suamiku.












