Aku yang masih mengantuk berusaha untuk membuka mata. Bokep India Udah lama ya gak liat?” Aku kembali meledek Sinta.Tanpa ku duga, Sinta langsung menghampiri dan menarik turun celana dalamku. Tetangga disini cuek kok. “Sepi sekali rumahnya, sudah pada tidur ya?” Tanyaku untuk memecah kekakuan. Ini mbak, saya tadi nemuin dompet mbak di deket pom bensin…” Kata ku sambil menyodorkan dompetnya.Matanya terbelak melihat dompetnya, ia pun langsung histeris. Ia masih ingin bersama ku. Ada perlu apa, Mas?”“Oh mbak yang namanya Sinta? Anggap saja rumah sendiri…” Ujar Sinta memersilahkan ku duduk.“Iya, Mbak..” Jawabku sambil duduk di sofa.“Sebentar ya, Mas…” Sinta berlalu masuk, sepertinya ia ke kamarnya. Ku pinggirkan motorku ke pom bensin terdekat sebelum motor kesayanganku ini ngambek dan berhenti di tengah jalan. Tubuhnya begitu sintal dengan pakaian ketat yang memperlihatkan lekuk tubuhnya dengan sempurna, rambut hitam panjangnya yang dikuncir, tercium harum bersamaan dengan aroma tubuhnya yang begitu memikat.




















