Aku merasa dik Iwan makin memperhatikanku, pernah dia membawakan hadiah liontin permata yg cantik untukku. Sex Bokep Dia juga sering sembunyi-sembunyi berani mencium pipiku kalo mau pamit pulang ke Jakarta.Demikin pula dgn suamiku, dia seolah membiarkan kami asyik bercanda bahkan kadang dia juga mengawali pembicaran kearah yg berbau sex,“Dik Iwan asal kamu tau ya, biarpun mbak Susi ini umurnya sudah kepala empat tapi itunya (maksudnya memek) tambah hot saja…hahahah…” kalo sudah begitu aku jadi tersipu malu, tp untungnya obralan kami cuma bertiga saja.Seperti yg sudah aku ceritakn diatas, kami bertiga di hari libur sabtu minggu pergi ke kebun kami yg berada di puncak. Bahkan sehari-hari kami makin terbuka misalnya disaat sdg bercanda kadang-kadang dik Iwan seolah ingin memelukku.




















