No info
Di mobil dalam perjalanan pulang, Juliet memberiku uang Rp 1.000.000,-.“Ambil mas, buat uang lelah, Tapi janji jangan bilang siapa-siapa tentang yang tadi ya”, katanya sambil tersenyum. Film Porno Aku remas rambutnya yang berbando itu, dan aku gerakkan pantatku maju mundur, sehingga aku seperti menyetubuhi mulut anak juraganku ini. Memang ada beberapa teman cewekku yang dulu naksir padaku, tetapi tidak aku tanggapi.Mereka bukan tipeku. “Aduh, cepetan dong, yang keras…, aku mau keluar.., ehhmm ohh..”. Banyak teman SMA-ku yang dulu bilang, seandainya aku anak orang kaya, pasti sudah jadi playboy kelas super berat. Wajahku sih kata orang ganteng, ditambah dengan tubuh lumayan atletis. Napas Non Juliet di sampingku terdengar memberat, kemudian tangannya meremas tanganku. Tapi aku selalu ingat, bahwa dia adalah anak juraganku. “Sony”, kataku sambil merasakan tangan temannya yang lembut.





















