Suaminya bekerja sebagai pegawai honorer di sebuah instansi pemerintah sekaligus menjadi penjaga losmen pada malam harinya. Mbak Ratih masih berusaha menghindar meski tak ada kata penolakan darinya. XNXX Jepang Mbak Ratih beranjak dari duduknya kemudian berlutut dihadapanku, ia memeluk kedua kakiku dengan erat.“Mas, ijinkan saya tetap bekerja dengan mas Adam, saya berjanji akan bekerja dengan sungguh sungguh mas…” kata mbak Ratih memohon.Mbak Ratih merupalan tulang punggung keluarganya. Aku memalingkan tubuhku seketika, mbak Ratih berusaha meraih lenganku.“Maaf mas Adam, bukan maksduku membuat mas Adam kecewa, tapi mbak kan sudah bersuami dan mas Adam tau akan hal itu…” katanya.“Iya Adam tau kog mbak, tapi Adam benar benar sayang sama mbak Ratih dan ga peduli dengan suamimu mbak” ucapku.“Sekarang terserah mbak Ratih, mbak boleh pulang sekarang juga dan besuk ga perlu datang lagi kesini atau…?” kataku memberi pilihan pada mbak Ratih.“Atau apa mas?’ tanyanya penasaran. Aku bahkan juga hafal sifat dan




















