“Tapi…”, kata Karen. Bokep SMA “Wah, saldonya bertambah…”, kata Karen dalam hati kegirangan setelah beberapa kali bolak-balik ke ATM akhirnya membuahkan hasil. Uangnya hanya dihabiskan untuk foya-foya, belanja pakaian mahal, parfum mahal, kosmetik mahal, ke salon, dan lain sebagainya layaknya artis atau anak-anak orang kaya…. “Sejak ditawarkan job ini, gue lebih tenang, duit gue masuk terus, gue ga perlu lagi hirauin masalah lain…”, cerita Florensia sambil menyantap makanan. Karen masih sedikit lelah akibat adegan tersebut. Lalu Karen yang masih lunglai pun dibawa ke kamar untuk beristirahat.“Mantap kamu say…”, puji Florensia ketika Karen sadar. Guntur dan Fahmi bergiliran memeluk Karen yang tidak berkutik. “Terima kasih ya…”, balas gadis remaja itu lalu meninggalkan kantor yang terlihat baru, dengan desain seperti studio photo.Nama gadis remaja itu adalah Karen, ia baru saja lulus sekolah dari tingkat atas, sebulan tidak mendapatkan kerja membuat ia terpaksa mengambil tawaran kerja dari Florensia.




















