“Kpk kamu bisa hamil, Bune…” kata ayah. “Ya. Bokep SMA Aku menariknya dengan cepat. Saat perahu berjalan perlahan, kuminta agar Sutinah naik ke pangkuanku. Aku terus memeluknya dan menempelkan kontolku ke tempiknya. Perahu memang tertambat di bawah rumah kami yang airnya lebih setinggilutut. Aku mulai menjilati memeknya. Saat ayah mau mendekat, aku pura-pura ngorok. Jangan ya,” kataku. Aku mengerti maksudnya. Aku juga melepas semua pakaianku. Perahu kami kayuhke kolong rumah dan kami naik ke atas. Bu ne ikut membantu ya?” katanya menyeret tanganku. Perlahan kupompa tubuh Suti dan menindihnya dari atas, sembari menicumi bibirnya dan lidah kami berpautan. Tangannya dia masukkan dari atas karet celanaku. Perlahan aku enusuknya dan perlahan pula aku menariknya. Perlahan diabangkit dan duduk di tengah berpegangan pada kedua sisi perahu.Kami tiba di pantai. Kuseret tangannya. Aku mencium pipi SUti. Ibu sempat melihatku. Sudah dua hari ayah pulang dari rumah sakit. Aku diam. “Tapi kalau




















