“terima kasih,,Mas Parto,,”. Bokep India Sari naik membonceng di belakang lalu Eno memacu motornya menjauhi warung itu menuju ke tempat yg lebih ramai. “makasih Pak,,saya permisi dulu,,”. “noh,,gara-gara si Maman buka jaketnye kelamaan,,”. Orang itu mendekati Sari yg tdk berbusana dan tdk berdaya karena kaki & tangannya terikat ke bangku.“lo gak apa-apa?”, kata orang itu sambil melepaskan ikatan di kaki dan tangan Sari. “gak apa-apa,,yuk,,”. Abang pemilik warung itu menoleh ke belakang. Sari kembali lagi ke ruang makan dan duduk kembali di bangkunya.“ayo nak Sari,,makan lagi,,”. “oke bos,,”, jawab Bagus & Maman maju mendekat ke orang itu.Bagus menyerang duluan, dia melaygkan tinju kanannya ke arah orang itu. Tenaga Sari sudah benar-benar tdk tersisa lagi kali ini sehingga Sari jatuh pingsan di depan sebuah rumah yg besar.Dgn mata yg samar-samar, Sari melihat ada seseorang yg mengangkat tubuhnya. “gak tau Mas,,”. “iya nih Pak,,padahal saya baru istirahat,,”. 1 preman sudah




















