Pikiranku mendadak kacau. Aku memang tidak pernah mempermasalahkan hal itu. Bokep Barat “Beli ini, Pak, beli ini, Bu,” kata anak laki-laki itu. Sehabis menikmati dunia, anak-anak itu berpencar lagi, termasuk anak laki-laki yang kembali ke dekat tiang lampu merah. Akibatnya sebuah mobil berwarna putih yang hilang kendali menabrak anak laki-laki itu. Aku selalu senang memperhatikan mesin-mesin yang berjalan angkuh itu. Di dekat semak-semak, tak terlalu jauh dari tepi jalan, di tempat yang agak gelap. Sehabis menikmati dunia, anak-anak itu berpencar lagi, termasuk anak laki-laki yang kembali ke dekat tiang lampu merah. Tiap kali dia berkata begitu, dia selalu menyertakannya dengan merendahkan bahu. Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. Ketika matahari bersinar, aku menggosong. Kisah-kisah miris semacam itu sudah jadi makanan sehari-hari. Darah seketika muncrat ke mana-mana. Kepalanya jatuh tepat di sisi trotoar. Dia menjual, bukan mengemis. Dia terlihat girang sekali memperoleh




















