Aqu kembali melaqukan rutinitas keseharian menggeluti angka-angka yg gag ada ujungnya. Bokep Japan ya dia, Silvi.“Pak, nanti mlm ada acara gak? “Emm, pak, mau gag malam ini nemanin Silvi?”Kaget juga aqu menerima pertanyaan seperti itu karena memang tak pikiran untuk menginap dirumahnya malam ini, tapi aqu tak mau mengecewakan dia yg meminta dgn wajah mengharap. timbul niatku untuk beramal. Akhirnya kami masak masakan seadanya sambil berbincang kesana kemari.Tanpa sengaja aqu perhatikan postur badan Silvi yg terlihat lain dgn pakaian yg dikenakan sekarang, pakaian yg sedikit agak ketat menyebabkan lekuk-lekuk badannya terlihat jelas, sungguh bentuk badan yg sempurna untuk wanita seusia diaTanpa sadar kuhampiri dia dan dari belakang kupeluk dia yg sedang melaqukan tugasnya sebagai ibu rumah tangga, dia menoleh kearahku dan tersenyum, kudekatkan bibirku ke bibirnya dan dia menyambutnya, awalnya hanya ciuman biasa sampai akhirnya kami saling berpagutan disini, ya di dapur miliknya.




















