Alamak.. Croot.. Bokepindo Hingga suatu hari, aku masih ingat itu hari Rabu, dia menelpon ke HPku,Mas, aku pengen ngobrol bisa nggak, sore ini jemput aku ya? Nama saya Adi, boleh kenalan Mbak? Kataku sambil ngembaliin uangnya. Silahkan Pak, silahkan Bu, apa ada yang dipesan? Alamak.. Alamak.. kataku sambil menatap matanya. kataku sambil menatap matanya. Dan lagi jadi apa waktu acara itu? Dan lagi jadi apa waktu acara itu? Saya Erma, Mas, jawabnya sambil senyum dan menjabat tanganku.. Yah pokoknya nanti aja deh, aku mau cerita, udah dulu ya, sampai nanti di tempat biasanya, Erma menutup telponnya.Tepat jam 16.30 aku meninggalkan kantor, kulihat dari kejauhan Erma sudah menunggu dan sedikit melambaikan tangan kegirangan. Mas, aku belum pernah melakukan seperti ini, tadinya malu sekali aku melihatnya, ternyata kemaluan cowok bisa segede ini ya? Kupandang wajahnya yang berkeringat, perlahan kusapu dengan tanganku dan kuciumi dengan penuh rasa sayang, akhirnya kamipun




















