Besok lu akan nerima balesanya.” Kata Nana tersenyum penuh dengan kejahatan. “AHHHH……makan ni peju.” Kata gua memuncratkan peju gua ke muka Vinca. Bokeb “……” Vinca hanya diam saja mengatur napasnya. “Ahhhhh!! Vinca terdiam sesaat dan akhirnnya setuju untuk gua antar pulang.Setelah sukses ngebujuk Vinca, akhirnya dia mau gua anter. “Abis ini duitnya om kasih.” Janji gua.Vinca mulai meraih kontol gua dan lidahnya menapu kontol gua hingga bersih. Gua membungkam desahan itu dengan cipokan. “sepongan kamu juara banget say.” Kata gua. Sempuran peju gua tampaknya memberikan sensasi tersendiri untuknya dan membuat dia yang sudah diambang batas jadi ikutan orgame. “Mau uangnya ga?” ancam gua.Tau kalau dia sedang tidak dalam posisi bisa menego, Vinca kembali bergoyang.




















