ha.. Bokepindo Pinggulnya naik turun, menikmati rojokanku. Kupegang tangan kanannya, dia tak menolak, tapi suasana sesaat menjadi hening. Reza menggigit bibirnya, Aku mengejang dalam pelukan Reza.“Aaaah! JAM 2 SIANG. Matanya memejam, berusaha menikmati gerakannya. Itupun dengan grogi setengah mati, untung saja AC di dalam theater cukup dingan sehingga Aku bisa beralasan jika ditanya macem macem oleh Reza. JANGAN LEWATKAN !! Setelah beberapa lama rombongan cabup dan cawabup meninggalkan lokasi acara kampanye.Dalam perjalanan pulang, ku sms Reza, belum dibales, 5 menit, 10 menit, 30 menit, 1 jam, sehingga Aku sudah tidak berharap balasan sms lagi darinya. Aaaahhhh aku maluuu kaaaaakk” sambil mengelus pipiku.“Malu kenapa?” aku menggigit payudaranya yang tergantung di depan wajahku.“Ooooh………, Ooooh………, Kaaaaaaak”“Bukain sayaaang” Aku membungkuk setengah berdiriDengan cekatan Reza melucuti celana jeans yang aku kenakan, begitu juga dengan boxer terakhir pengaman kejantananku. Untuk menanti senja yang datang lagi.*****Selamat kepada Bapak Roni yang terpilih menjadi Bupati periode




















