gue sebenernya udah lama pengen dientot sama elo” tiba-tiba Bernike berkata padaku.Aku cuma tersenyum, tapi kata-katanya benar-benar meningkatkan birahiku. Bokepindo Aku sampai tidak bisa bergerak sambil mulutku ternganga melihat adegan didepan mataku. Rianti membalas tak kalah hebat. Tinggal aku dan Rianti yang saling pandang keheranan. Sepertinya dia sudah berpengalaman. Sebenernya pembicaraan gak jauh beda sama waktu di rumah Bernike, sampai suatu saat Bernike menggodaku. Sedang aku dan Rianti duduk sendiri, walo sebenernya Riandi duduk disebelahku, tapi agak jauh. Tapi mana mungkin langsung pacaran iya gak, kenal aja baru beberapa jam.“Lagian kenapa gak mao pacaran sih ya ?” kata heru.“Ntar gak bisa gini loh” lanjut heru sambil mencium pipi Bernike. Sebenarnya aku gak begitu dekat dengan Bernike, ya walaupun dikelas 1 aku pernah sekelas sama dia, tapi aku jarang banget ngobrol sama dia. Kemudian dia rebahan lagi. Dia sudah tidak sabar, dia menggapai penisku dan mengarahkan ke memeknya.















