Sedangkan Karim tadi minta ijin untuk ke tempat saudaranya di Lubuk Linggau. Vidio Porno Diluar terlihat mereka tidak sabar dan gelisah, seringai mereka muncul ketika kuberikan kode untuk memasuki kamarku. Sempat kulihat si Karim melirik ke arah Dhini yang masih pulas…dan aku pura-pura tidak melihatnya…aku tahu pasti tentunya dia sangat ingin mengulang kejadian singkat semalam. Sementara itu Dhini memejamkan matanya….hati hancur memikirkan kejadian yang menimpa dirinya,…ia teringat kepada suaminya….entah dimana mas Adhi berada….apa yang terjadi jika suaminya tahu bahwa dia telah ternoda. Aiih kau Karim…pura-pura pula orang ini….menegangkan ototnya kau tadi….bukan mengendurkan….harusnya kau terima kasih padaku ..sudah diberi cuma-cuma menikmati bini gua…kataku dalam hati.“Sebentar pak…aku kencing dulu yaa pak….dan lanjut aku habiskan rokok sebatang ini dulu pak..maaf pak…setelah itu kito berangkat….” sambungnya denga logat Palembang yang kental, sambil mengambil rokok dari tas pinggangya.Aku menuju kemobil…aku perhatikan kembali tubuh istriku yang masih terlentang di jok mobil.




















