Kak aku keluaaaaaarrrr” teriak Reza tertahan.Tahu-tahu kedua pahanya sudah memeluk kepalaku erat-erat. Jam 2 lewat, lapangan Desa Karanganyar yang bisa menampung sekitar 15ribu orang telah mulai memerah, penuh dan padat. Bokepindo hehe”“Apaan sih kak,” sambil menundukkan wajah merahnya.Sebenernya jarak yang di tempuh dari kawasan Pemuda menuju Genuk relatif dekat, karena waktu sudah sore, daerah Kota Lama yang kulewati tergenang rob, kendaraan macet berjejer menghindari air laut yang pasang. Sesampainya di depan gang rumah Reza, kuparkirkan mobilku di tepi jalan, lalu Aku menyusuri gang ke dalam menuju rumahnya
Sesampainya dirumah Reza, rumahnya sudah sepi, tak kulihat Ibunya, kutanyakan pada Reza kemana ibunya, dia menjawab kalau Ibunya lagi tidur di kamar lagi sakit, maka dari itu dia tidak tega meninggalkan Ibunya lama lama di luar. Usiaku yang menginjak 22 tahun sudah cukup mengerti, untuk sedikit banyak tau seluk beluk kehidupan politik di negeri ini.




















